Selama ini kebanyakan orang-orang hanya mengetahui dalam melakukan hubungan seks yang didapat hanyalah kepuasan yang berupa orgasme yang diraih oleh pasangan yang melakukannya. Tetapi sebenarnya selain itu, ada kegunaan lain yang bisa didapatkan dengan melakukan hubungan seks, yang akan membuat Anda tidak punya alasan lagi untuk malas melakukannya.
Kegunaannya itu seperti:
1. Mengurangi resiko disfungsi ereksi
Penelitian terkini menunjukkan pria yang rutin berhubungan seks dapat mengurangi resiko berkembangnya disfungsi ereksi. Penelitian selama 5 tahun yang dipublikasikan American Journal of Medicine, menganalisa 989 pria Finlandia dengan umur 55-75 tahun. Ditemukan pria yang berhubungan seks sekali dalam seminggu punya resiko dua kali lebih besar menderita disfungsi ereksi dibandingkan dengan para pria yang terlibat dalam aktivitas yang membuat tubuh panas ini selama 3 kali dalam seminggu.
2. Mengurangi berat badan
Lupakan berkeringat di gym, seks membuat semua kelompok otot tubuh bekerja. Ini merupakan latihan cardio-vascular yang bagus dan akan membantu Anda membakar 300 kalori dalam satu jamnya.
3. Melepaskan stres
Dengan mendapatkan kepuasan dari hubungan seks dapat membantu menghilangkan beban dari hari yang berat dengan meningkatkan tingkat cuddle chemical oxytocin, yang mana dapat membangkitkan perasaan kehangatan dan rileks.
4. Meningkatkan prestasi
Atlet wanita yang melakukan seks pada malam sebelum berlomba pada keesokan harinya, menurut penelitian oleh Norwegian University of Sport. Para peneliti mengklaim atlet wanita itu akan merasa lebih percaya diri dan lebih rileks dari biasanya.
5. Awet muda
Tingkatkan penampilan Anda dengan hubungan seks yang memuaskan. Seks akan membuat Anda selalu tampak dan merasa lebih muda, serta membuat rambut menjadi lebih berkilau dan kulit menjadi lebih cerah. Semua ini karena bertambahnya estrogen dan hormon lainnya.
6. Meringankan rasa sakit
Sakit kepala? Lupakan obat penghilang rasa sakit dan minum alkohol, karena perasaan nyaman ketika endorphin dilepaskan selama hubungan seks dapat membantu mengurangi rasa sakit.
7. Mengatasi depresi
Kepuasan dan hormon yang dihasilkan juga dapat mengurangi depresi dan kegelisahan.
8. Meningkatkan kekebalan
Melakukan seks dua kali dalam seminggu bisa membuat Anda terhindar dari pilek dan flu, menurut penelitian di New Scientist. Hal ini dikarenakan, hubungan seks dapat meningkatkan lgA, lapisan pertahanan pertama dari sistem kekebalan.
9. Mempercepat pemulihan kondisi badan
Dengan berusaha keras untuk meraih bagian tubuh seperti perut dan bagian dalam paha dalam beberapa sesi hubungan seks dalam seminggu, akan membantu memacu badan Anda kembali ke kondisi fit.
10. Hidup lebih lama
Para pria dan wanita yang berhubungan seks 3 kali dalam seminggu akan mengurangi resiko mereka terkena serangan jantung atau stroke, menurut penelitian University of Bristol. Karena itu Anda akan menjadi lebih sehat.
Dengan diungkapnya 10 kegunaan tersebut, tidak perlu ragu lagi deh untuk semakin rajin berhubungan seks dengan pasangan Anda. (sun/cax)
sumber:
http://www.kapanlagi.com/a/10-kegunaan-lain-dari-seks.html
Showing posts with label Additional Information. Show all posts
Showing posts with label Additional Information. Show all posts
Tuesday, March 10, 2009
Manusia T'gemuk di DUNIA (560Kg) - 6 tahun cuman duduk n tidur
Kehilangan berat badan 185 Kg? Hah!? Itu setara dengan berat badan dua orang lo?
Ya Bagi Manuel Uribe (43), bobot turun 185 Kg tidak jadi masalah, karena modalnya semula 560 Kg. Waawww!!!!

Ini memang sebuah rekor. Pria warga Monterrey, Meksiko Utara, itu tercatat di Guinness Book edisi mutakhir sebagai manusia paling gendut sedunia, 560 Kg. Enam tahun terakhir, Ia tak beranjak dari ranjang besi dikamarnya. Gerakannya hanya duduk dan berbaring, dan setiap kali menyentuh mesin pemijat untuk memperlancar sirkulasi darah pada lutut dan sikunya. Mandi dan segala hajat dia lakukan di tempat. Tunangannya, Claudia Solis, dengan setia membantunya.
Di bawah pengawasan timdokter dan ahli gizi, Uribe menjalani zone diet kontroversial dan ditentangoleh The American Heart Association. Diet ketat ternyata tidak menyebabkan Uribe kelaparan. Ia tetap makan 5 kali sehari, dengan menu ikan, ayam, daging, buah dan hampir semua jenis sayuran. Ia pun boleh minum minuman kaleng - tentu tanpa gula.
Apa motivasi utama yang mendorong Uribe berdiet ketat?
"Saya sangat mencintai tunangan saya. Tahun ini saya ingin menikahinya. Saya ingin menjalani upacara perkimpoian normal, berdiri berdampingan. kalau saya tetap begini, hal itu mustahil terjadi"
Ya Bagi Manuel Uribe (43), bobot turun 185 Kg tidak jadi masalah, karena modalnya semula 560 Kg. Waawww!!!!
Ini memang sebuah rekor. Pria warga Monterrey, Meksiko Utara, itu tercatat di Guinness Book edisi mutakhir sebagai manusia paling gendut sedunia, 560 Kg. Enam tahun terakhir, Ia tak beranjak dari ranjang besi dikamarnya. Gerakannya hanya duduk dan berbaring, dan setiap kali menyentuh mesin pemijat untuk memperlancar sirkulasi darah pada lutut dan sikunya. Mandi dan segala hajat dia lakukan di tempat. Tunangannya, Claudia Solis, dengan setia membantunya.
Di bawah pengawasan timdokter dan ahli gizi, Uribe menjalani zone diet kontroversial dan ditentangoleh The American Heart Association. Diet ketat ternyata tidak menyebabkan Uribe kelaparan. Ia tetap makan 5 kali sehari, dengan menu ikan, ayam, daging, buah dan hampir semua jenis sayuran. Ia pun boleh minum minuman kaleng - tentu tanpa gula.
Apa motivasi utama yang mendorong Uribe berdiet ketat?
"Saya sangat mencintai tunangan saya. Tahun ini saya ingin menikahinya. Saya ingin menjalani upacara perkimpoian normal, berdiri berdampingan. kalau saya tetap begini, hal itu mustahil terjadi"
Saturday, March 07, 2009
Flu Burung Ternyata Rekayasa Senjata Biologi
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (59) bikin gerah World Health Organization (WHO) dan Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Fadilah berhasil menguak konspirasi AS dan badan kesehatan dunia itu dalam mengembangkan senjata biologi dari virus flu burung, Avian influenza (H5N1).

Setelah virus itu menyebar dan menghantui dunia, perusahaan-perusaha an dari negara maju memproduksi vaksin lalu dijual ke pasaran dengan harga mahal di negara berkembang, termasuk Indonesia .
Fadilah menuangkannya dalam bukunya berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.
Selain dalam edisi Bahasa Indonesia, Siti juga meluncurkan buku yang sama dalam versi Bahasa Inggris dengan judul It's Time for the World to Change.
Konspirasi tersebut, kata Fadilah, dilakuakn negara adikuasa dengan cara mencari kesempatan dalam kesempitan pada penyebaran virus flu burung.
"Saya mengira mereka mencari keuntungan dari penyebaran flu burung dengan menjual vaksin ke negara kita," ujar Fadilah kepada Persda Network di Jakarta , Kamis (21/2).
Situs berita Australia , The Age, mengutip buku Fadilah dengan mengatakan, Pemerintah AS dan WHO berkonpirasi mengembangkan senjata biologi dari penyebaran virus avian H5N1 atau flu burung dengan memproduksi senjata biologi.
Karena itu pula, bukunya dalam versi bahasa Inggris menuai protes dari petinggi WHO.
"Kegerahan itu saya tidak tanggapi. Kalau mereka gerah, monggo mawon. Betul apa nggak, mari kita buktikan. Kita bukan saja dibikin gerah, tetapi juga kelaparan dan kemiskinan. Negara-negara maju menidas kita, lewat WTO, lewat Freeport , dan lain-lain. Coba kalau tidak ada kita sudah kaya," ujarnya.
Fadilah mengatakan, edisi perdana bukunya dicetak masing-masing 1.000 eksemplar untuk cetakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Total sebanyak 2.000 buku.
"Saat ini banyak yang meminta jadi dalam waktu dekat saya akan mencetak cetakan kedua dalam jumlah besar. Kalau cetakan pertama dicetak penerbitan kecil, tapi untuk rencana ini, saya sedang mencari bicarakan dengan penerbitan besar," katanya.
Selain mencetak ulang bukunya, perempuan kelahiran Solo, 6 November 1950, mengatakan telah menyiapkan buku jilid kedua.
"Saya sedang menulis jilid kedua. Di dalam buku itu akan saya beberkan semua bagaimana pengalaman saya. Bagaimana saya mengirimkan 58 virus, tetapi saya dikirimkan virus yang sudah berubah dalam bentuk kelontongan. Virus yang saya kirimkan dari Indonesia diubah-ubah Pemerintahan George Bush," ujar menteri kesehatan pertama Indonesia dari kalangan perempuan ini.
Siti enggan berkomentar tentang permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memintanya menarik buku dari peredaran.
"Bukunya sudah habis. Yang versi bahasa Indonesia, sebagian, sekitar 500 buku saya bagi-bagikan gratis, sebagian lagi dijual di toko buku. Yang bahasa Inggris dijual," katanya sembari mengatakan, tidak mungkin lagi menarik buku dari peredaran.
Pemerintah AS dikabarkan menjanjikan imbalan peralatan militer berupa senjata berat atau tank jika Pemerintah RI bersedia menarik buku setebal 182 halaman itu.
Mengubah Kebijakan
Apapun komentar pemerintah AS dan WHO, Fadilah sudah membikin sejarah dunia.
Gara-gara protesnya terhadap perlakuan diskriminatif soal flu burung, AS dan WHO sampai-sampai mengubah kebijakan fundamentalnya yang sudah dipakai selama 50 tahun.
Perlawanan Fadilah dimulai sejak korban tewas flu burung mulai terjadi di Indonesia pada 2005.
Majalah The Economist London menempatkan Fadilah sebagai tokoh pendobrak yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak flu burung.
"Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi, " tulis The Economist.
The Economist, seperti ditulis Asro Kamal Rokan di Republika, edisi pekan lalu, mengurai, Fadilah mulai curiga saat Indonesia juga terkena endemik flu burung 2005 silam.
Ia kelabakan. Obat tamiflu harus ada. Namun aneh, obat tersebut justru diborong negara-negara kaya yang tak terkena kasus flu burung.
Di tengah upayanya mencari obat flu burung, dengan alasan penentuan diagnosis, WHO melalui WHO Collaborating Center (WHO CC) di Hongkong memerintahkannya untuk menyerahkan sampel spesimen.
Mulanya, perintah itu diikuti Fadilah. Namun, ia juga meminta laboratorium litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama. Tapi, mengapa WHO CC meminta sampel dikirim ke Hongkong?
Fadilah merasa ada suatu yang aneh. Ia terbayang korban flu burung di Vietnam . Sampel virus orang Vietnam yang telah meninggal itu diambil dan dikirim ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis, dan kemudian dibuat bibit virus.
Dari bibit virus inilah dibuat vaksin. Dari sinilah, ia menemukan fakta, pembuat vaksin itu adalah perusahaan-perusaha an besar dari negara maju, negara kaya, yang tak terkena flu burung.
Mereka mengambilnya dari Vietnam , negara korban, kemudian menjualnya ke seluruh dunia tanpa izin. Tanpa kompensasi. Fadilah marah. Ia merasa kedaulatan, harga diri, hak, dan martabat negara-negara tak mampu telah dipermainkan atas dalih Global Influenza Surveilance Network (GISN) WHO. Badan ini sangat berkuasa dan telah menjalani praktik selama 50 tahun. Mereka telah memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus flu ke GISN tanpa bisa menolak.
Virus itu menjadi milik mereka, dan mereka berhak memprosesnya menjadi vaksin.
Di saat keraguan atas WHO, Fadilah kembali menemukan fakta bahwa para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1 yang disimpan WHO CC.
Data itu, uniknya, disimpan di Los Alamos National Laboratoty di New Mexico , AS.
Di sini, dari 15 grup peneliti hanya ada empat orang dari WHO, selebihnya tak diketahui.
Los Alamos ternyata berada di bawah Kementerian Energi AS.
Di lab inilah duhulu dirancang bom atom Hiroshima . Lalu untuk apa data itu, untuk vaksin atau senjata kimia?
Fadilah tak membiarkan situasi ini. Ia minta WHO membuka data itu. Data DNA virus H5N1 harus dibuka, tidak boleh hanya dikuasai kelompok tertentu.
Ia berusaha keras. Dan, berhasil. Pada 8 Agustus 2006, WHO mengirim data itu. Ilmuwan dunia yang selama ini gagal mendobrak ketertutupan Los Alamos , memujinya.
Majalah The Economist menyebut peristiwa ini sebagai revolusi bagi transparansi. Tidak berhenti di situ. Siti Fadilah terus mengejar WHO CC agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia , yang konon telah ditempatkan di Bio Health Security, lembaga penelitian senjata biologi Pentagon.
Ini jelas tak mudah. Tapi, ia terus berjuang hingga tercipta pertukaran virus yang adil,
transparan, dan setara.
Ia juga terus melawan dengan cara tidak lagi mau mengirim spesimen virus yang diminta WHO, selama mekanisme itu mengikuti GISN, yang imperialistik dan membahayakan dunia.
Dan, perlawanan itu tidak sia-sia. Meski Fadilah dikecam WHO dan dianggap menghambat penelitian, namun pada akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan Sedunia di Jenewa Mei 2007, International Government Meeting (IGM) WHO di akhirnya menyetujui segala tuntutan Fadilah, yaitu sharing virus disetujui dan GISN dihapuskan.
Sumber : Ini Bukunya Menkes Fadilah Bikin Gerah AS-WHO
Fadilah berhasil menguak konspirasi AS dan badan kesehatan dunia itu dalam mengembangkan senjata biologi dari virus flu burung, Avian influenza (H5N1).
Setelah virus itu menyebar dan menghantui dunia, perusahaan-perusaha an dari negara maju memproduksi vaksin lalu dijual ke pasaran dengan harga mahal di negara berkembang, termasuk Indonesia .
Fadilah menuangkannya dalam bukunya berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.
Selain dalam edisi Bahasa Indonesia, Siti juga meluncurkan buku yang sama dalam versi Bahasa Inggris dengan judul It's Time for the World to Change.
Konspirasi tersebut, kata Fadilah, dilakuakn negara adikuasa dengan cara mencari kesempatan dalam kesempitan pada penyebaran virus flu burung.
"Saya mengira mereka mencari keuntungan dari penyebaran flu burung dengan menjual vaksin ke negara kita," ujar Fadilah kepada Persda Network di Jakarta , Kamis (21/2).
Situs berita Australia , The Age, mengutip buku Fadilah dengan mengatakan, Pemerintah AS dan WHO berkonpirasi mengembangkan senjata biologi dari penyebaran virus avian H5N1 atau flu burung dengan memproduksi senjata biologi.
Karena itu pula, bukunya dalam versi bahasa Inggris menuai protes dari petinggi WHO.
"Kegerahan itu saya tidak tanggapi. Kalau mereka gerah, monggo mawon. Betul apa nggak, mari kita buktikan. Kita bukan saja dibikin gerah, tetapi juga kelaparan dan kemiskinan. Negara-negara maju menidas kita, lewat WTO, lewat Freeport , dan lain-lain. Coba kalau tidak ada kita sudah kaya," ujarnya.
Fadilah mengatakan, edisi perdana bukunya dicetak masing-masing 1.000 eksemplar untuk cetakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Total sebanyak 2.000 buku.
"Saat ini banyak yang meminta jadi dalam waktu dekat saya akan mencetak cetakan kedua dalam jumlah besar. Kalau cetakan pertama dicetak penerbitan kecil, tapi untuk rencana ini, saya sedang mencari bicarakan dengan penerbitan besar," katanya.
Selain mencetak ulang bukunya, perempuan kelahiran Solo, 6 November 1950, mengatakan telah menyiapkan buku jilid kedua.
"Saya sedang menulis jilid kedua. Di dalam buku itu akan saya beberkan semua bagaimana pengalaman saya. Bagaimana saya mengirimkan 58 virus, tetapi saya dikirimkan virus yang sudah berubah dalam bentuk kelontongan. Virus yang saya kirimkan dari Indonesia diubah-ubah Pemerintahan George Bush," ujar menteri kesehatan pertama Indonesia dari kalangan perempuan ini.
Siti enggan berkomentar tentang permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memintanya menarik buku dari peredaran.
"Bukunya sudah habis. Yang versi bahasa Indonesia, sebagian, sekitar 500 buku saya bagi-bagikan gratis, sebagian lagi dijual di toko buku. Yang bahasa Inggris dijual," katanya sembari mengatakan, tidak mungkin lagi menarik buku dari peredaran.
Pemerintah AS dikabarkan menjanjikan imbalan peralatan militer berupa senjata berat atau tank jika Pemerintah RI bersedia menarik buku setebal 182 halaman itu.
Mengubah Kebijakan
Apapun komentar pemerintah AS dan WHO, Fadilah sudah membikin sejarah dunia.
Gara-gara protesnya terhadap perlakuan diskriminatif soal flu burung, AS dan WHO sampai-sampai mengubah kebijakan fundamentalnya yang sudah dipakai selama 50 tahun.
Perlawanan Fadilah dimulai sejak korban tewas flu burung mulai terjadi di Indonesia pada 2005.
Majalah The Economist London menempatkan Fadilah sebagai tokoh pendobrak yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak flu burung.
"Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi, " tulis The Economist.
The Economist, seperti ditulis Asro Kamal Rokan di Republika, edisi pekan lalu, mengurai, Fadilah mulai curiga saat Indonesia juga terkena endemik flu burung 2005 silam.
Ia kelabakan. Obat tamiflu harus ada. Namun aneh, obat tersebut justru diborong negara-negara kaya yang tak terkena kasus flu burung.
Di tengah upayanya mencari obat flu burung, dengan alasan penentuan diagnosis, WHO melalui WHO Collaborating Center (WHO CC) di Hongkong memerintahkannya untuk menyerahkan sampel spesimen.
Mulanya, perintah itu diikuti Fadilah. Namun, ia juga meminta laboratorium litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama. Tapi, mengapa WHO CC meminta sampel dikirim ke Hongkong?
Fadilah merasa ada suatu yang aneh. Ia terbayang korban flu burung di Vietnam . Sampel virus orang Vietnam yang telah meninggal itu diambil dan dikirim ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis, dan kemudian dibuat bibit virus.
Dari bibit virus inilah dibuat vaksin. Dari sinilah, ia menemukan fakta, pembuat vaksin itu adalah perusahaan-perusaha an besar dari negara maju, negara kaya, yang tak terkena flu burung.
Mereka mengambilnya dari Vietnam , negara korban, kemudian menjualnya ke seluruh dunia tanpa izin. Tanpa kompensasi. Fadilah marah. Ia merasa kedaulatan, harga diri, hak, dan martabat negara-negara tak mampu telah dipermainkan atas dalih Global Influenza Surveilance Network (GISN) WHO. Badan ini sangat berkuasa dan telah menjalani praktik selama 50 tahun. Mereka telah memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus flu ke GISN tanpa bisa menolak.
Virus itu menjadi milik mereka, dan mereka berhak memprosesnya menjadi vaksin.
Di saat keraguan atas WHO, Fadilah kembali menemukan fakta bahwa para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1 yang disimpan WHO CC.
Data itu, uniknya, disimpan di Los Alamos National Laboratoty di New Mexico , AS.
Di sini, dari 15 grup peneliti hanya ada empat orang dari WHO, selebihnya tak diketahui.
Los Alamos ternyata berada di bawah Kementerian Energi AS.
Di lab inilah duhulu dirancang bom atom Hiroshima . Lalu untuk apa data itu, untuk vaksin atau senjata kimia?
Fadilah tak membiarkan situasi ini. Ia minta WHO membuka data itu. Data DNA virus H5N1 harus dibuka, tidak boleh hanya dikuasai kelompok tertentu.
Ia berusaha keras. Dan, berhasil. Pada 8 Agustus 2006, WHO mengirim data itu. Ilmuwan dunia yang selama ini gagal mendobrak ketertutupan Los Alamos , memujinya.
Majalah The Economist menyebut peristiwa ini sebagai revolusi bagi transparansi. Tidak berhenti di situ. Siti Fadilah terus mengejar WHO CC agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia , yang konon telah ditempatkan di Bio Health Security, lembaga penelitian senjata biologi Pentagon.
Ini jelas tak mudah. Tapi, ia terus berjuang hingga tercipta pertukaran virus yang adil,
transparan, dan setara.
Ia juga terus melawan dengan cara tidak lagi mau mengirim spesimen virus yang diminta WHO, selama mekanisme itu mengikuti GISN, yang imperialistik dan membahayakan dunia.
Dan, perlawanan itu tidak sia-sia. Meski Fadilah dikecam WHO dan dianggap menghambat penelitian, namun pada akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan Sedunia di Jenewa Mei 2007, International Government Meeting (IGM) WHO di akhirnya menyetujui segala tuntutan Fadilah, yaitu sharing virus disetujui dan GISN dihapuskan.
Sumber : Ini Bukunya Menkes Fadilah Bikin Gerah AS-WHO
Friday, January 02, 2009
Monday, May 05, 2008
List of Travels & Hotels [Bandung]
Daftar Travel Yg Melayani Rute Jakarta –Bandung PP
**TRANSLINE (Tarif Rp. 60,000) Jakarta
Jl. Setiabudi Barat No. 12 021-6801.8080 & 021-9285.9090
Plaza Semanggi 021-7102.9090 & 021-9887.2090
Bandung
Jl. Surya Sumantri No. 86 022- 7027.8080 &022.7029.1060
Hotline: 0856.2400.0400
**CIPAGANTI SHUTTLE (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 8 021-314.7854 & 390.4403
Jl. Arteri Pondok Indah No.60 021.720.4616 & 720.4766
Bandung
Bandung Trace Centre (BTC) 022-612.6650 & 911.73131
Jl. Dr. Djunjunan No.143
**BARAYA TRAVEL (Tarif Rp. 35,000 )
Jakarta
- Gdg Sarinah Jl. MH Thamrin, Jak-Pus
- Rumah Makan Baraya Call Centre: 021-745.6789
Jl. Wijaya 7 No.3 Jak Sel
Bandung
Siliwangi Drving Range 022-421.0071 & 421.0298
Jl. Soekarno Hatta No.482 022-750.6523 & 750.6411
**XTRANS (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Jl. Blora 021-315.0555
Bandung
Jl. Cihampelas, Samping STBA 022-7081.0555
**FARRAMETA (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta 021-315.6289
Bandung 022-70836393
**CITITRANS (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Club Store, Belakang Plz. Abda 021-9279.6222 & 6840.0846
Bandung
Jl. Dipati Ukur No..53 Bdg. 022-7035.5300
** TELE TRANS Tarif (Rp. 55,000)
Jakarta
Kawasan Niaga Sudirman
LOT 16 021-686.31844
Graha Citra Telkom
Jl. Gatot Subroto No.52
Bandung
Jl. Palasari No.26 022-707.2194 & 707.2195
Jl. Japati No.1 (Kantor Telkom)
**BYMATRANS (Tarif Rp. 55,000)
Jakarta
Pasar Festival Ground Floor 021-687.94600
Kuningan
Bandung
Kampus NHI 022-704.06871
Jl. Setiabudi
Bandung
**MEGATRANS (Tarif Rp. 40,000)
Jakarta
Jl. Bendungan Hilir G1 No.8 021-935-94600
Bandung
Terusan Jakarta No.53 022-912.92727
Antapani
**SAFA TRANS (Tarif Rp. 50,000)
Jakarta
Cempaka Putih & Rawamangun 021-420.1078 & 703.30519
Bandung
Jl. Setiabudi, Dekat Borma 022-2040.258
Penginapan murmer di Bandung:
1. Hotel Utari
Jl. ir. H. Juanda No. 50
telp 022-4206810
2. Cherry Home Residence
murah dan bersih, no tel.nya 022-202 1628, di daerah pasteur....
3. Caryota Hotel
sukajadi, tepatnya seberang MOOIII outlet dan sederetan Tomodachi...
tempatnya enak, bersih, baru & lumayan minimalis cozy....
ratenya 175 rb up to 300 rb
4. Bapelkes
Jl.Pasteur, tepat di depan RSHS.
Tarifnya kalau nggak salah Rp 75rb/malam/kamar.
Kamarnya macam-macam, ada yang sekamar 2 ranjang single sampai 6 ranjang tapi tarifnya sama aja, ada kamar mandi di dalam. Kalau nggak dipakai pelatihan, biasanya selalu ada kamar kosong pas weekend.
Nggak bisa pesan via telp, jadi harus datang langsung.
5. Permata Bidakara
lumayan bersih n murah, kamarnya pun besar (booking via travel agent)
6. Wisma Telkom (Jl. Geger Kalong, 100m dr Enhai)
Disitu cuma 150 rb/malam/kamar (1 kamar ada 3 single bed & K.mandi) tempatnya bersih, walaupun ga ada ac, air panas & tv. Udah gitu strategis bgt, ke Jl. setiabudi cm 5 mnt, ke rmh strawberry /Fame jg deket. Wisma Telkom itu tmpt pelatihan murid2 STT telkom, tp jarang dipake. Kalo lg ga ada training, memang disewakan buat tamu hotel.
Telp aja dulu ke 022-2014508 ext. 2715 / 0813-20450465 (Bp. Nurjana)
7. Bali Indah - BKR 75 - 5200191
Std Rp 135,000 , Sup Rp 175,000
8. Marala - Pelajar Pejuang 45/114-116 - 7307946
Weekday Std Rp 225,000, Sup Rp 250,000
Weekend Std Rp 275,000, Sup Rp 300,000
9. Narpati - Pelajar Pejuang
33-35 - 7303376
Weekday Std Rp 165,000, Sup Rp 210,000
Weekend Std Rp 170,000, Sup Rp 225,000
10. Nyland - Cijagra
76-78 – 7317388
Std Rp 186,000
11. Rinjani - Pelajar Pejuang 45-92A – 7305339
Non AC Rp 100,000, AC Rp 130,000
12. Sepuluh - Pelajar Pejuang 45/89 - 7303097
Buah Batu 81B - 7306153
AC Rp 165,000, Family Rp 185,000
13. Lingga - Soekarno Hatta 464 - 7562981
Rp 225,000(2org) /Rp295,000( 3org)/Rp330, 000(4org)
14. Hotel Karmila No. tlp 022-4206175
15. Bukit Dago Hotel - 022 2504244
Weekend std = Rp121.000 net (u/ b2)
Weekend Superior A = Rp219.000 (u/b4)
Weekend Superior B = Rp165.000
16. Hotel tel samudra
di Cihampelas 155rb/malem.
kamarnya bersih & kamar mandinya jg bersih (sayang ga ada air panas)
pelayanan & fasilitasnya jg oke untuk hotel melati.
17. Puri tomat
di dago (seberangnya Hotel Jayakarta).
harga variatif, ada yg 145rb jg. kamar & kamar mandinya bersih.
dpt welcome drink juice tomat
breakfast jg dpt.
di puri tomat jg ada kamar yg harganya 70rb an gt tapi not recomended lah! jauh bgt kualitasnya sama yg harganya 100an.
**TRANSLINE (Tarif Rp. 60,000) Jakarta
Jl. Setiabudi Barat No. 12 021-6801.8080 & 021-9285.9090
Plaza Semanggi 021-7102.9090 & 021-9887.2090
Bandung
Jl. Surya Sumantri No. 86 022- 7027.8080 &022.7029.1060
Hotline: 0856.2400.0400
**CIPAGANTI SHUTTLE (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 8 021-314.7854 & 390.4403
Jl. Arteri Pondok Indah No.60 021.720.4616 & 720.4766
Bandung
Bandung Trace Centre (BTC) 022-612.6650 & 911.73131
Jl. Dr. Djunjunan No.143
**BARAYA TRAVEL (Tarif Rp. 35,000 )
Jakarta
- Gdg Sarinah Jl. MH Thamrin, Jak-Pus
- Rumah Makan Baraya Call Centre: 021-745.6789
Jl. Wijaya 7 No.3 Jak Sel
Bandung
Siliwangi Drving Range 022-421.0071 & 421.0298
Jl. Soekarno Hatta No.482 022-750.6523 & 750.6411
**XTRANS (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Jl. Blora 021-315.0555
Bandung
Jl. Cihampelas, Samping STBA 022-7081.0555
**FARRAMETA (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta 021-315.6289
Bandung 022-70836393
**CITITRANS (Tarif Rp. 60,000)
Jakarta
Club Store, Belakang Plz. Abda 021-9279.6222 & 6840.0846
Bandung
Jl. Dipati Ukur No..53 Bdg. 022-7035.5300
** TELE TRANS Tarif (Rp. 55,000)
Jakarta
Kawasan Niaga Sudirman
LOT 16 021-686.31844
Graha Citra Telkom
Jl. Gatot Subroto No.52
Bandung
Jl. Palasari No.26 022-707.2194 & 707.2195
Jl. Japati No.1 (Kantor Telkom)
**BYMATRANS (Tarif Rp. 55,000)
Jakarta
Pasar Festival Ground Floor 021-687.94600
Kuningan
Bandung
Kampus NHI 022-704.06871
Jl. Setiabudi
Bandung
**MEGATRANS (Tarif Rp. 40,000)
Jakarta
Jl. Bendungan Hilir G1 No.8 021-935-94600
Bandung
Terusan Jakarta No.53 022-912.92727
Antapani
**SAFA TRANS (Tarif Rp. 50,000)
Jakarta
Cempaka Putih & Rawamangun 021-420.1078 & 703.30519
Bandung
Jl. Setiabudi, Dekat Borma 022-2040.258
Penginapan murmer di Bandung:
1. Hotel Utari
Jl. ir. H. Juanda No. 50
telp 022-4206810
2. Cherry Home Residence
murah dan bersih, no tel.nya 022-202 1628, di daerah pasteur....
3. Caryota Hotel
sukajadi, tepatnya seberang MOOIII outlet dan sederetan Tomodachi...
tempatnya enak, bersih, baru & lumayan minimalis cozy....
ratenya 175 rb up to 300 rb
4. Bapelkes
Jl.Pasteur, tepat di depan RSHS.
Tarifnya kalau nggak salah Rp 75rb/malam/kamar.
Kamarnya macam-macam, ada yang sekamar 2 ranjang single sampai 6 ranjang tapi tarifnya sama aja, ada kamar mandi di dalam. Kalau nggak dipakai pelatihan, biasanya selalu ada kamar kosong pas weekend.
Nggak bisa pesan via telp, jadi harus datang langsung.
5. Permata Bidakara
lumayan bersih n murah, kamarnya pun besar (booking via travel agent)
6. Wisma Telkom (Jl. Geger Kalong, 100m dr Enhai)
Disitu cuma 150 rb/malam/kamar (1 kamar ada 3 single bed & K.mandi) tempatnya bersih, walaupun ga ada ac, air panas & tv. Udah gitu strategis bgt, ke Jl. setiabudi cm 5 mnt, ke rmh strawberry /Fame jg deket. Wisma Telkom itu tmpt pelatihan murid2 STT telkom, tp jarang dipake. Kalo lg ga ada training, memang disewakan buat tamu hotel.
Telp aja dulu ke 022-2014508 ext. 2715 / 0813-20450465 (Bp. Nurjana)
7. Bali Indah - BKR 75 - 5200191
Std Rp 135,000 , Sup Rp 175,000
8. Marala - Pelajar Pejuang 45/114-116 - 7307946
Weekday Std Rp 225,000, Sup Rp 250,000
Weekend Std Rp 275,000, Sup Rp 300,000
9. Narpati - Pelajar Pejuang
33-35 - 7303376
Weekday Std Rp 165,000, Sup Rp 210,000
Weekend Std Rp 170,000, Sup Rp 225,000
10. Nyland - Cijagra
76-78 – 7317388
Std Rp 186,000
11. Rinjani - Pelajar Pejuang 45-92A – 7305339
Non AC Rp 100,000, AC Rp 130,000
12. Sepuluh - Pelajar Pejuang 45/89 - 7303097
Buah Batu 81B - 7306153
AC Rp 165,000, Family Rp 185,000
13. Lingga - Soekarno Hatta 464 - 7562981
Rp 225,000(2org) /Rp295,000( 3org)/Rp330, 000(4org)
14. Hotel Karmila No. tlp 022-4206175
15. Bukit Dago Hotel - 022 2504244
Weekend std = Rp121.000 net (u/ b2)
Weekend Superior A = Rp219.000 (u/b4)
Weekend Superior B = Rp165.000
16. Hotel tel samudra
di Cihampelas 155rb/malem.
kamarnya bersih & kamar mandinya jg bersih (sayang ga ada air panas)
pelayanan & fasilitasnya jg oke untuk hotel melati.
17. Puri tomat
di dago (seberangnya Hotel Jayakarta).
harga variatif, ada yg 145rb jg. kamar & kamar mandinya bersih.
dpt welcome drink juice tomat
breakfast jg dpt.
di puri tomat jg ada kamar yg harganya 70rb an gt tapi not recomended lah! jauh bgt kualitasnya sama yg harganya 100an.
Subscribe to:
Posts (Atom)