Showing posts with label Kitty's Point of View. Show all posts
Showing posts with label Kitty's Point of View. Show all posts

Wednesday, March 04, 2009

RABBONI ISA AL-MASIH TELAH MENYELAMATKAN SAYA

Dulu nama saya Dadang Murtala, berdarah Sunda asli, lahir di Bandung tanggal 14 Januarl 1951. Saya 9 bersaudara 5
perempuan, 4 laki-laki, saya paling kecil tapi paling berandal. Dalam tahun 1970 saya ke Banten. Berguru di pesantren
untuk mendapatkan ilmu kekebalan tubuh dan menjinakkan hewan-hewan berbisa.

Pada akhir pelajaran saya diwajibkan membaca Al Qur'an dari permulaan, surat Al Fatihah, sarnpai dengan surat terakhlr, surat
An Nas, hanya dalam beberapa jam. Sesudah itu saya harus puasa tiga hari dan pada hari ketiga tidak boleh tidur sama sekali.Akhirnya saya harus mengucapkan mantra khusus sebanyak seribu kali, sesudah itu saya dinyatakan siap bertempur.

Rambut saya panjang, 110 cm, terpaksa saya biarkan memanjang, karena tidak ada gunting dan tidak ada pisau yang bisa digunakan untuk memotong rambut saya. Saya masuk dalam ruangan kaca yang sudah penuh dengan 400 ekor ular-ular berbisa, ular cobra, ular welang, ular tanah dan sebagainya, juga penuh dengan kalajengking yang besar-besar sebanyak 3000 ekor. Saya bergaul dengan hewan-hewan berbisa itu siang dan malam selama 100 hari. Sudah itu dalam aktrasi yang lain saya menyediakan jeruji sebanyak 100 buah.

Saya tusukan ke leher saya dari kanan tembus ke kiri. Penonton saya persilahkan menusukkan jeruji sepeda yang lain ke tubuh saya atau ke leher saya, boleh pilih sendiri. Sampai banyak jeruji menghiasi tubuh dan leher dan mulut saya. Setelah beberapa lama berlangsung atraksi ini, jari-jari sepeda saya cabut satu per satu, bekas-bekasnya saya sapu dengan tangan saya sambil mengucapkan mantra., dan tidak ada bekas, tidak ada darah menetes.

Pada tanggai 4 Agustus 1992 terjadilah peristiwa yang tidak saya sangka-sangka. Ular cobra kesayangan saya, yang pada setiap pertunjukan selalu melilit di leher saya dengan ekornya dan menari-nari dengan batang leher dan kepalanya dengan sangat lucu mengikuti irama musik, entah kena apa mendadak sontak memagut tangan kanan saya. dan seketika itu tangan saya membengkak dan saya jatuh pingsan.

Ketika saya siuman kembali, ternyata saya telah terbaring di ruang gawat darurat di rumah sakit Ranca Badak dengan infus di tangan kiri saya. Kata dokter saya kena nerotoksin. Selama 29 hari saya terbaring di ruang gawat darurat menghabiskan 47 labu cairan dan 13 labu darah. Kondisi badan saya sangat menurun, tinggal kulit yang melekat di tulang dan rambut
saya yang panjang di bawah pinggul saya. Berat badan saya menurun dari 59 kg menjadi 37 Kg. Keluarga saya kehabisan biaya, sedang kondisi saya terus menurun tidak ada harapan lagi, saya dimintakan untuk pulang saja oleh keluarga saya.

Setelah empat hari di rumah saya tidak sadarkan dirl. Saya dilarikan lagi ke rumah sakit. Saya mendengar percakapan orang
disekitar saya.Empat orang dokter sempat melihat tubuh saya. Semuanya mengatakan saya sudah tiada lagi. Visum kematian
sudah dibuat untuk penguburan saya. Keluarga saya sudah miengucapkan doa-doa orang mati di bawah ranjang saya. Tapi
seorang dokter di antara ke empat dokter yang tidak bersedia saya sebutkan namanya, melarang tubuh saya cepat-cepat di kubur, karena dia ingat percakapan saya dengan dia waktu saya dirawat di ruang gawat darurat, kalau saya mati jangan cepat-cepat dikubur. Dia berdoa dan tumpang tangan di atas kepala saya. Setelah saya mengalami tidak sadarkan diri selama dua hari satu malam itu, ada gerakan lagi pada jari-jari saya. ada pernafasan lagi. Dokter tersebut mengambil segelas plastik aqua dan di tetes-teteskan kedalam mulut saya. Saya dapat membuka mata dan telah sadar kembali. Tiga orang dokter lain ikut mendatangi saya dan mereka berempat berdoa dan tumpang tangan buat saya. Setelah tiga hari di rumah sakit saya dibawa pulang lagi oleh keluarga saya.

Selama di rumah saya merenungi hidup saya dan ingat pula atas pelayanan para dokter dan para juru rawat di rumah sakit serta ingat pula atas doa dokter tersebut. Setelah beberapa bulan di rumah, saya ingat pelajaran saya waktu belajar ilmu hitam, ilmu mantra dan ilmu tenung bahwa orang Kristen itu tidak mempan mantra dan tenung. Hati saya mendadak tergerak untuk bertemu dengan Pendeta. Dengan kondisi badan yang belum pulih, saya pergi ke Bandung langsung ke suatu Gereja yang besar di tepi jalan besar. Tetapi alangkah kecewa hati saya mereka yang ada di gereja itu tidak ada yang mau menerima kedatangan saya. Mungkin mereka menganggap saya ini kurang waras, tubuh saya kurus kering, rambut saya panjang seperti ekor kalajengking. Saya pulang ke rumah dengan rasa murung.

Beberapa hari kemudian saya pergi ke rumah salah seorang yang beragama Kristen. Saya ceritakan kekecewaan saya itu, dia
tanggap dan saya diajak ke Bandung, ke Gereja yang lain. Di sini saya dilayani. Saya mengikuti kebaktian tiap hari Minggu dan setelah tiga bulan saya dibaptis, yaitu pada tanggal 20 Juni 1993.

Sejak saya masuk gereja tidak ada lagi dalam pikiran saya untuk tampil dalam pertunjukan lagi seperti yang sudah-sudah. Bukan karena takut mati dipagut ular tapi takut akan Rabboni 'Isa. Dulu saya sahabat ular sekarang saya menjadi seteru ular dan berperang melawan ular.Dulu, ular sahabatku, sekarang Rabbi Isa Almasih Juruselamatku. Dulu, saya membenci orang Kristen tetapi orang Kristen tidak membenci saya. Dulu saya pernah membenci Yesus Kristus tetapi Yesus yaitu 'Isa tidak pernah membenci saya, bahkan hari ini Yesus telah melepaskan saya dari kuasa gelap, menyelamatkan saya dari kebinasaan.

Tetapi setan memang tidak pemah berhenti menggoda manusia.Pada suatu hari saya ditawari uang Rp 12.000.000,- untuk
pertunjukan selama satu bulan, dengan pertunjukan lima jam sehari. Nama dan gambar saya dimuat di surat kabar. Tetapi sekalipun keluarga saya hidup pas-pasan, saya tidak terpikat lagi atas tawaran Iblis tersebut.

Pada suatu hari Pendeta mengirim saya ke Jakarta untuk belajar dan berlatih di sekolah Al-Kitab. Senin sampai Jumat belajar di Jakarta, Sabtu dan Minggu di Bandung dan bertemu dengan keluarga dan handai tolan. Saya berbicara tentang keselamatan yang diajarkan oleh Sang Juruslamat sendiri yaitu AlMasih 'Isa.

Eh, banyak dari mereka yang tertarik, dan mereka minta dibaptis. Akhirnya istri saya, anak-anak saya, adik-adik ipar saya, mertua saya, teman-teman saya juga mereka yang tempat tinggalnya jauh dari rumah saya sampai 40 km dari rumah saya menerima baptisan kudus sebagal tanda pertobatan mereka, sebagai meterai mereka menjadi milik Sang Juruslamat Al-Masih 'Isa. Sampai kesaksian saya ini saya tulis, jumlah mereka itu semua sudah mencapai 87 orang. Puji Tuhan. Dan saat itu nama
saya yang mula-mula Dadang Murtala berubah menjadi Dadang Mathius.

Demikianiah kesaksian saya, saya tuliskan dengan harapan saya agar ikut menjadi penggerak dan penggairah hati anak-anak Tuhan untuk mau ikut melayani Dia. Bersaksi tentang Dia dan memberitakan kasihNya, penyelamatan orang berdosa seperti saya dulu yang pernah dikuasai setan, yang bakal binasa telah diselamatkan oleh Dia.

Puj'i Tuhan.

Tuhan memberkati kita semua

Dadang Mathius

=========================================

Kitty's comment:

Sebuah kisah hidup yang juga kesaksian yang amat menarik. Semoga dapat menjadi perenungan yang bagus bwat qta semua, terutama rekan² Nasrani.
Satu hal yang sangat lekat di kepala Kitty ketika baca kesaksian ini adalah:
We have a MIGHTY LORD!!!

orang Kristen itu tidak mempan mantra dan tenung


WOW!!!! ini merupakan statement yang sangat menghibur sekaligus menguatkan setiap kaum Nasrani yang mendengar/membacanya! ^__^

GBU ♥

Saturday, December 20, 2008

8 Ways To Be Happier & Healthier

Masing² orang punya cara yang berbeda untuk bisa lebih menikmati hidupnya.
Kali ini Kitty mo berbagi tips yang sebagian besar Kitty dapat dari artikel yang pernah Kitty baca di sebuah majalah kesehatan wanita.
Sapa tau bisa membantu qta² yang mungkin belum menemukan cara untuk bisa lebih menikmati hidup yang sudah Tuhan anugerahkan kepada qta ^^

8 Ways To Be Happier & Healthier:

1. Tersenyum dan tertawa lepas
>> pernah dengar nda? "Hati yang gembira adalah obat yang mujarab".
Nah!!! Klo qta sedang gembira, pasti bawaannya senyum dan tertawa kan?^^


2. Bercinta minimal 2x sehari
>> yang ini khusus bwat yang udah married ajah loh yah!! ^^ Makanya, bwat Anda yang udah menikah, ANDA SANGAT BERUNTUNG!!!


3. Mengubah cara pandang melihat hidup yang sempurna
>> intinya: jangan komplain melulu terhadap hidup yang sedang Anda jalani. Jadinya Anda banyak melewatkan keindahan dalam hidup ini.
Nda percaya?! Coba deh! Ketimbang mengeluh kena macet melulu saat berangkan dan pulang kerja, bersyukurlah karena Anda masih diberkati Tuhan dengan pekerjaan yang layak, sehingga Anda bisa memenuhi kebutuhan Anda. Coba Anda tengok rekan² Anda yang masih job-less.
U'll gratefull for that ^^


4. Beramal dan berbagi dengan orang lain
>> semakin banyak qta memberi, maka semakin banyak qta mendapat.
Hmm... ini bener loh! Karena ketika qta memberi, qta mendapatkan kebahagiaan sudah mampukan Tuhan untuk bisa berbagi dengan orang lain.
YUP! Menjadi saluran berkat dari Sang Khalik..


5. Menonton film komedi secara maraton
>> coba lakukan ini di hari libur. Jika ingin lebih asik, ajak pasangan dan/atau sahabat² Anda untuk bergabung dengan Anda.
Dijamin akan sangat menyenangkan!!^^


6. Bertemanlah dengan tulus dan temukan sahabat sejati
>> tanpa teman, manusia pasti akan merasa kesepian, sekalipun jika individu tersebut memiliki karakter pendiam.
Qta ini makhluk sosial, jadi... sudah seyogyanya bersosialisasi!!!


7. Bersihkan dan tata rapi meja kerja Anda
>> bwat yg belum gawe, bisa juga merapikan kamar + meja belajar kalian ^^
Klo meja kerja qta rapi dan bersih, suasana qta mengerjakan pekerjaan pun akan lebih enak. Alhasil, qta akan lebih tepat dan cepat dalam menyelesaikan tugas² yang diberikan kepada qta.
Nda percaya? BUKTIKAN sendiri! Kitty udah mengalaminya kok^^


8. Ucapkan kalimat penghargaan ketika berhasil mencapai suatu tujuan
>> nda perlu yg terlalu WAH! Yang paling sederhana adalah selalu mengucapkan kata "terima kasih" ketika qta ditolong atau dibantu oleh seseorang.
Jangan lupa tambahkan seulas senyum manis di bibir ^^. Dijamin, besok² qta butuh bantuan/pertolongan pasti orang tersebut nda akan keberatan untuk membantu/menolong qta lagi ^^


Selamat menikmati hidup!!! ♥


~ Kitty ~

Monday, March 17, 2008

Cuma satu kok...

Cuma satu kok...

Bulan Februari telah lalu, meski bulan Maret telah kita jelang, bumi kita belumlah kering seutuhnya. Langit masih menyisakan genangan air mata untuk diteteskan sewaktu-waktu. Terkadang lembut menyejukkan para penghuni bumi, namun juga tak jarang menjadi petaka kala air matanya berderai tak kenal lelah.

Ada gundah dihatiku kala melihat tumpukan sampah plastik menari terapung oleh keruhnya air Kalimalang. Siapa sih yang ‘tega’ buang sampah sembarangan kaya gitu? Apa mereka ‘nda mikir kalo perbuatan mereka itu akan membawa dampak buruk bagi sekitar kita, terutama di musim hujan seperti ini? Apa sih susahnya buang sampah pada tempatnya? Bukankah sedari kecil kita sudah bosan dicekoki nasihat “Buanglah sampah pada tempatnya”? Bahkan sudah dicekoki pun kita masih saja ‘berlagak lupa’. -.-“

“Kit, khotbah tadi ngena banget yah!! Kalo kita ‘nda pengen disakiti, yah kita juga jangan sampe nyakitin orang laen…” sambil berkata demikian, sohib kentalku itu asik mengunyah batagor dan membuang plastiknya ke Kalimalang yang melintas tepat di bawah jembatan yang sedang kami tapaki.

“Loh.. kok loe buang sampah sembarangan sie?! Kan di ujung jalan ini ada tong sampah!” spontan aku protes padanya. Dengan entengnya dia berujar, “Wah! Jangan sewot gitu dunk!! Gue kan ‘nda sengaja, Kit. Lagian, cuma satu plastik kecil aja kan ‘nda akan sampai bikin Jakarta dan sekitarnya banjir. ‘Nda separah efek yang ditimbulkan oleh para penebang pohon liar di Kalimantan itu kok.”

Dengan cepat aku menyahut, “Kalo sekian juta orang Jakarta mikir hal yang sama kaya loe, ‘nda heran deh kalo Jakarta banjir melulu!!”.

Dan firman Tuhan yang baru saja kudengar sore itu pun terngiang kembali di telingaku… “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (LUKAS 6:31)

Hati kecilku bergumam… “jika kita berbuat sesuka hati kepada lingkungan kita, jangan heran kalo kelak lingkungan pun berbuat hal serupa pada kita…”

~ Kitty ~

4:52:36 PM
Saturday, March 08, 2008
(to be published @ INSAN magazine, vol. 9 – Mar ’08)